Hitung estimasi kebutuhan semen, pasir, batu kali/batu belah, dan air berdasarkan volume pasangan pondasi.

ESTIMASI MATERIAL

Kalkulator Pondasi Batu Kali

Hitung volume pondasi berbentuk trapesium dan kebutuhan material pasangan per 1 m³.

1. Dimensi pondasi

2. Koefisien bahan

Volume pasangan + cadangan 0,000 Volume geometris: 0,000
Semen0 kg0 sak
Pasir pasang0
Batu kali/belah0
Air (estimasi)0 liter
Koefisien aktif per 1 m³ pasangan: 136 kg semen · 0,544 m³ pasir · 1,200 m³ batu
Dasar perhitungan dan batas penggunaan

Volume trapesium: panjang × tinggi × (lebar atas + lebar bawah) ÷ 2. Kebutuhan bahan = volume × (1 + cadangan) × koefisien bahan.

Preset koefisien mengacu pada analisis 1 m³ pasangan pondasi batu belah dalam SNI 2836:2008: 1 PC:3 PP (202 kg; 0,485 m³; 1,2 m³), 1:4 (163 kg; 0,520 m³; 1,2 m³), 1:5 (136 kg; 0,544 m³; 1,2 m³), dan 1:6 (117 kg; 0,561 m³; 1,2 m³). Urutannya semen, pasir pasang, dan batu belah.

Pedoman penyusunan perkiraan biaya pekerjaan konstruksi yang diverifikasi adalah Permen PUPR No. 8 Tahun 2023. Estimasi air dihitung dari berat semen × rasio air-semen; angka ini bukan koefisien bahan baku dalam tabel SNI tersebut dan harus disesuaikan dengan kondisi agregat, kelecakan, serta spesifikasi lapangan.

Peringatan: hasil ini hanya estimasi kuantitas material, bukan desain struktur, rekomendasi dimensi, atau verifikasi daya dukung tanah. Dimensi dan kelayakan pondasi wajib ditetapkan tenaga ahli berdasarkan beban, kondisi tanah, detail bangunan, serta ketentuan bangunan yang berlaku.

Acuan diperiksa: 13 Juli 2026.